Social Icons

Featured Posts

BULAN KITAB SUCI NASIONAL 2016 (GAGASAN PENDUKUNG)



GAGASAN PENDUKUNG BULAN KITAB SUCI NASIONAL 2016
(oleh : Petrus C. Dogo, SVD - LEMBAGA BIBLIKA INDONESIA)

KELUARGA BERSAKSI DAN MEWARTAKAN SABDA ALLAH
“Hendaknya Terangmu Bercahaya” (Matius 5:16)

PENDAHULUAN
Tema Bulan Kitab Suci Nasional tahun 2016 ini adalah Keluarga yang Bersaksi dan Mewartakan Sabda Allah. Tema ini mengajak semua orang beriman untuk menjadi pewarta Sabda Tuhan dan memberikan kesaksian tentang Sabda Tuhan itu dalam hidup harian. Dalam tradisi Gereja Katolik, aspek pewartaan ini seringkali disebut “kerigma” dan kesaksian disebut dengan “martiria.” Sebagai gambaran akan kedua aspek ini, berikut akan dijelaskan secara singkat tentang kerigma dan martiria dalam Kitab Suci.

MENGENAL KITAB-KITAB SEJARAH DALAM ALKITAB



Secara garis besar Kitab Suci Perjanjian Lama (versi Katolik) sekarang ini dapat digolongkan dan diurutkan sebagai berikut : 
  • Pentateukh : Kejadian, Keluaran, Imamat, Bilangan, Ulangan. 
  • Kitab-kitab Sejarah :  Yosua, Hakim-hakim, Rut, 1-2 Samuel, 1-2 Raja-raja, 1-2 Tawarikh, Ezra, Nehemia, Tobit*, Yudit*, Ester*, 1-2 Makabe*. 
  • Kitab-kitab Kebijaksanaan : Ayub, Mazmur, Amsal, Pengkhotbah, Kidung Agung, Kebijaksanaan*, Putera Sirakh*. 
  • Kitab Nabi-nabi : Yesaya, Yeremia, Ratapan, Barukh*, Yehezkiel, Daniel*, Hosea, Yoel, Amos, Obaja, Yunus, Mikha, Nahum, Habakuk, Zefanya, Hagai, Zakharia, Maleakhi.
Tulisan-tulisan yang diberi tanda * adalah tulisan-tulisan deuterokanonika atau memuat bagian deuterokanonika.[1] Meski pembagian tersebut umum, namun tak terhindarkan jika tulisan-tulisan itu dibaca dengan sungguh-sungguh, ada beberapa tulisan yang isinya tidak selalu cocok dengan tempat kelompoknya. Misalnya, kitab nabi Yunus sangat berbeda jika dibandingkan dengan tulisan-tulisan kenabian lainnya.

TIGA RUMUSAN MISA NATAL


Mengapa untuk Misa Natal disediakan tiga rumusan misa, yaitu Misa Malam Natal, Misa Fajar dan Misa Siang? - See more at: http://www.hidupkatolik.com/2012/02/14/tiga-rumusan-misa-natal#sthash.cVQUAqDa.dpuf
Mengapa untuk Misa Natal disediakan tiga rumusan misa, yaitu Misa Malam Natal, Misa Fajar dan Misa Siang? - See more at: http://www.hidupkatolik.com/2012/02/14/tiga-rumusan-misa-natal#sthash.cVQUAqDa.dpufMengapa untuk Misa Natal disediakan tiga rumusan misa, yaitu Misa Malam Natal, M
Kebiasaan merayakan Misa Natal sebanyak tiga kali (Misa Malam Natal, Misa Fajar dan Misa Siang), yang merupakan kekhasan Gereja Barat, sudah ada sejak abad VI ketika Sri Paus sering kali merayakannya di sejumlah gereja di sekitar Roma. Selama masa pemerintahan Charlemagnekebiasaan ini menyebar ke seluruh kekaisaran tetapi hanya pada abad XIX merayakan tiga kali Misa berturut-turut menjadi kebiasaan. Dari kebiasaan inilah muncul tiga rumusan Misa Natal  yang berlaku hingga saat ini.

BULAN KITAB SUCI NASIONAL 2015 (GAGASAN PENDUKUNG)



 KELUARGA MELAYANI SETURUT SABDA

Bulan Kitab Suci Nasional
LEMBAGA BIBLIKA INDONESIA
2015

GAGASAN PENDUKUNG
RD Stefanus Iswadi Prayidno


PENDAHULUAN

Paus Benediktus XVI mengeluarkan Surat Apostolik Porta Fidei (Pintu Iman). Sri Paus merasa prihatin terhadap merosotnya penerusan iman yang sedang melanda Gereja. Bapa Suci mengajak segenap warga Gereja untuk merefleksikan imannya sekaligus mengambil langkah kreatif guna membangun kembali imannya. Untuk itu, lahan penting yang harus digarap adalah keluarga sebagai tempat utama penerusan iman. Keluarga diajak kembali merenungkan Kitab Suci. Harapannya, keluarga kristiani bertumbuh dalam iman berkat permenungan Kitab Suci yang dibaca, direnungkan, dan dihayati dalam keluarga.