Ajaran Gereja Katolik mengenai Dosa
Setiap
dosa mempunyai dua unsur, yakni : kesalahan dan hukuman dosa. Setiap
dosa yang dilakukan manusia tidak hanya "melukai" hati Allah, tetapi
juga meninggalkan luka-luka rohani pada jiwanya (kecenderungan pada
dosa-dosa tertentu). Bagi orang yang melakukan dosa (berat maupun
ringan) dan kemudian orang itu bertobat dan mohon ampun, maka Allah akan
mengampuni kesalahannya. Tetapi untuk membersihkan jiwanya dari
luka-luka rohani itu, Allah memberikan apa yang disebut hukuman
sementara. Sedangkan bagi orang yang melakukan dosa berat tetapi ia
tidak mau bertobat, maka Allah menyediakan bagi dia hukuman kekal di
neraka (terpisah secara definitif dari Allah). Kesimpulannya : jika
orang mendapat pengampunan dosa, yang diampuni adalah kesalahannya,
sedangkan hukuman sementaranya tidak hilang.


