Social Icons

"RIWAYAT HIDUP" SANTO PAULUS

Santo Paulus adalah rasul agung dan bentara firman Allah. Ia dulu “menganiaya” Tuhan, tetapi kemudian seluruh hidupnya dipersembahkan bagi Dia. Paulus tetap setia, bahkan sampai mati. Paulus terpanggil mewartakan Injil setelah ia bertobat. Ia mengadakan perjalanan jauh ke daerah-daerah di Asia Kecil dan diperkirakan menempuh jarak sekitar 5000 km! Tak heran ada yang menjulukinya sebagai ‘atlet Allah”.

Sumber utama informasi mengenai “riwayat hidup” Santo Paulus terdapat dalam Perjanjian Baru (Kisah Para Rasul dan surat-surat Paulus). Ada satu hal yang perlu diingat : Perjanjian Baru tidak menaruh minat akan “riwayat hidup” Paulus. Akibatnya, jika kita ingin menyusun  “riwayat hidup” Paulus, kita akan menghadapi ketidaklengkapan. Data dari sumber-sumber lain kiranya dapat "menyempurnakan" penyusunan “riwayat hidup” Santo Paulus.

SANTO YOSEF : DALAM TERANG KITAB SUCI DAN AJARAN GEREJA

Santo Yosef adalah seorang ”bisu” bagi kebanyakan orang. Mengapa? Karena sangat sedikit ”data” pribadinya yang dapat diketahui orang. Bahkan dalam Injil pun, tidak didapati satu patah kata pun yang keluar dari mulutnya! Injil Matius dan Lukas hanya menampilkan Santo Yosef ketika ia sudah bertunangan dengan Maria dan ketika Yesus masih kanak-kanak. Setelah itu, kehidupannya mulai ”tersembunyi”. Tetapi, meskipun kiranya kita sukar mengubur perannya dalam sejarah iman kita. Maka, marilah kita mencoba ”mencari” dia dan memberi tempat dalam hidup kita melalui tulisan singkat ini.

SEKILAS TENTANG KISAH PARA RASUL

Kisah Para Rasul merupakan bagian dari Perjanjian Baru yang ditempatkan sesudah rangkaian Injil. Menurut tradisi, kisah itu ditulis oleh Lukas yang juga menulis Injil ketiga. Nama Lukas ini disebutkan dalam tulisan Perjanjian Baru lainnya, di antaranya dalam Kol 4:14; 2Tim 4:11 dan Flm 24. Ia disebut sebagai teman sekerja Paulus.

APAKAH SANTO YOHANES RASUL ADALAH PENGARANG INJIL YOHANES?

Setiap tanggal 27 Desember Gereja Katolik merayakan Pesta Santo Yohanes, rasul dan pengarang Injil. Lalu siapakah dia sebenarnya? Santo Ireneus (sekitar tahun 200) memberitahukan bahwa Injil ke-4 berasal dari Yohanes, murid yang bersandar pada dada Yesus pada malam Perjamuan Terakhir. Ireneus juga menyebutkan Efesus sebagai tempat penulisannya. Di situ Yohanes hidup sampai masa pemerintahan Kaisar Trayanus (sekitar tahun 98). Karena sewaktu kecil Ireneus telah mengenal Santo Polikarpus, Uskup Smirna dan salah seorang murid Yohanes, maka pernyataan Ireneus ini dapat diterima. Tradisi tersebut sudah tersebar luas dalam abad kedua dan ketiga.